Menjaga Kesehatan Mata Dengan Cara Yang Mudah Tanpa Lasik

Menjaga Kesehatan Mata Dengan Cara Yang Mudah Tanpa Lasik

Penulis: Allindri Shelin Dion 

Perguruan Tinggi: Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

 

Di zaman modern dan digital sekarang ini, masyarakat terbiasa dengan menatap layar elektronik terlalu lama, baik itu handphone, tv, laptop, komputer, dsb. Efek samping dari terlalu sering menatap layar elektronik dalam waktu lama sudah banyak diketahui oleh khalayak luas, namun ini tetap tidak bisa menangkal kecanduan anak-anak usia muda dengan perangkat elektronik.

Menurut data statista, di tahun 2021, jumlah waktu rata-rata penduduk Indonesia menggunakan Internet adalah 8 jam 36 menit, yang berarti separuh penduduk Indonesia menghabiskan waktu di internet lebih lama dari waktu yang telah disebutkan. Ini jelas akan berdampak buruk bagi kesehatan mata, apalagi untuk generasi-generasi muda bangsa yang lebih sering aktif menggunakan media elektronik.

Efek samping seperti rabun dekat (Hipermetropi) atau rabun jauh (Miopi) menjadi musuh utama. Banyak anak-anak muda sekarang mulai kehilangan ketajaman kemampuan mata dan beralih menggunakan kaca mata walau masih usia muda, tapi tahukah anda semua jika mata rabun dapat disembuhkan di usia muda?

Tidak perlu obat untuk menyembuhkan mata rabun, tidak pula harus ke dokter untuk lasik. Lalu apa yang harus dilakukan untuk menyembuhkan mata yang rabun? Beberapa dokter mata akan menyarankan ini kepada anda, karena ini adalah cara yang paling ampuh sekaligus tanpa perlu mempersulit keadaan atau diri sendiri.

Yang harus pertama anda lakukan adalah berdiri di tempat terbuka, atau melihat keluar jendela, lalu kondisikan mata anda untuk menatap sejauh mungkin ke satu titik, setelah beberapa detik, anda letakkan jari anda di depan mata anda lalu fokuskan mata anda kepada jari itu. Lakukan kegiatan tersebut selama beberapa menit, anda akan merasakan saraf-saraf mata anda seperti di tarik dan melonggar.  Ini terjadi karena kornea mata, dan bagian-bagian organ mata di longgarkan dari aktifitas yang kaku.

Seperti halnya otot dan sendi yang akan kaku bila tidak bergerak berjam-jam, saraf dan penglihatan mata juga begitu. Kita hanya perlu melatih penglihatan kita agar kembali bugar semula. Lakukan kegiatan ini selama beberapa menit untuk beberapa minggu, dipastikan bahwa penglihatan anda akan pulih. Semakin muda umur anda, maka waktu pemulihan akan semakin cepat pula.

Anda tidak memerlukan kaca mata minus atau plus untuk melihat normal, anda hanya perlu melatih mata anda seperti ini dengan rajin. Bila mata anda merasa lelah, hendaknya mengistirahatkan mata agar kita juga tidak ikut jenuh. Semakin luas mata bisa memandang, maka semakin sehat mata.

Selanjutnya adalah, kita harus bisa menjaga mata yang mulai pulih dan tidak melakukan aktivitas yang bisa membuat mata kembali parah. Setiap hari, hendaklah menyisihkan waktu untuk melihat keluar dan melatih mata anda dengan cara memandang jauh dan dekat berulang kali. Untuk anak muda, cara ini akan sangat efektif karena kemampuan pemulihan tubuh muda jauh lebih baik dibandingkan dengan umur yang sudah tua.

Bagaimana? Cara ini sangat mudah daripada lasik, bukan? Semua orang bisa melakukan kegiatan ini, tidak ada yang terbataskan oleh uang atau strata sosial. Tentu saja tips ini hanya berlaku untuk rabun mata jauh atau dekat yang disebabkan oleh terlalu banyak membaca atau terlalu sering memainkan gadget elektronik.

Sangat penting menjaga kesehatan mata sejak dini, apalagi cara ini sangat mudah dan tidak memakan banyak waktu maupun uang anda.

Tentu, mungkin sebagian dari anda berpikir, apakah ini bisa menyembuhkan penyakit mata yang lain? Sayang sekali, cara ini tidak bisa dipakai untuk menyembuhkan Mata Silinder (Astigmatisme) ataupun Katarak yang muncul sejalan dengan usia yang senja. Untuk Katarak atau mata silinder, maka hanya bisa diatasi dengan operasi.

 

Comments